Hai guys, ada yang sedang melaksanakan KKN, pasti capek ya, capek badan capek pikiran capek segalanya. Belum lagi setelah KKN kalian pasti disuruh membuat laporan. Jangan khawatir guys kali ini saya akan memberikan contoh laporan KKN Bidang Hukum buat kalian nih guys agar kalian agak mudah dalam menyusun laporan kalian.
(COVER)
LAPORAN BIDANG
HUKUM
KULIAH KERJA NYATA (KKN) 2018
Oleh:
Nama (NIM) (Jurusan)
Telah disahkan pada tanggal : 2
Agustus 2018
Kepala
Desa Pule
Kec.Modo
Nama Kepala Desa Lokasi KKN
|
Dosen
Pembimbing
Lapangan
Nama Dosen Pembimbing
|
DAFTAR
ISI
Halaman Judul............................................................................................... i
Halaman Pengesahan.................................................................................... ii
Daftar isi........................................................................................................ iii
BAB I PENDAHULUAN....................................................................... 1
A.
Latar Belakang Masalah........................................................ 1
B.
Tujuan KKN.......................................................................... 2
C.
Manfaat................................................................................. 3
BAB II KONDISI OBJEKTIF
DESA................................................... 5
A.
Keadaan Geografis................................................................ 5
B.
Kependudukan...................................................................... 5
C.
Potensi Desa.......................................................................... 6
D.
Keadaan Sosial dan Keagamaan........................................... 7
E.
Perekonomiaan...................................................................... 7
F.
Pendidikan............................................................................. 9
G.
Kesehatan............................................................................. 10
H.
Kelembagaan........................................................................ 10
I.
Analisis Kondisi desa........................................................... 12
BAB III PROGRAM KERJA KKN...................................................... 13
A.
Indikator Keberhasilan Program
Bidang Pendidikan
Dan
keagamaan.................................................................... 13
BAB IV PELAKSANAAN
PROGRAM KERJA KKN..................... 14
A. Pelaksanaan Program Kerja KKN.......................................... 14
B. Hambatan, Alternatif
penyelesaian dan Dampak................... 15
C. Tanggapan Masyarakat........................................................... 15
BAB V PENUTUP.................................................................................. 16
A.
Simpulan............................................................................... 16
B.
Saran..................................................................................... 16
Lampiran-Lampiran
Matrik Program Kegiatan Harian
Dokumentasi
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah
bentuk suatu pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat dan merupakan salah satu
bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan diadakannya KKN diharapkan
seorang mahasiswa semakin matang dengan disiplin keilmuannya. KKN juga berupaya
mewujudkan pendidikan yang lebih efektif yaitu pendidikan yang langsung dialami
oleh mahasiswa, jadi tidak hanya sekadar materi, tetapi yang lebih penting
adalah aplikasi dari teori-teori yang telah diperoleh dibangku kuliah yang
harus diterapkan didalam lingkungan masyarakat. Selain itu terkadang
teori-teori yang telah kita dapat dibangku kuliah ternyata tidak sama dengan
kenyataan yang ada didalam lingkungan masyarakat. Sebagai peserta KKN kita
harus bisa menyesuaikan dengan kenyataan yang ada. Kita tidak hanya paham tentang teori saja,
melainkan kita harus bisa menerapkan dan belajar dari pengalaman-pengalaman
yang telah kita dapat didalam lingkungan masyarakat. Dari pengalaman tersebut
kita dapat menjadikan pemikiran kita menjadi lebih dewasa.
Melalui program KKN ini diharapkan
mahasiswa diperkenalkan secara langsung dengan kehidupan bermasyarakat secara
langsung dengan segenap permasalahannya. Dengan ditemukannya masalah di dalam masyarakat, mahasiswa dituntut untuk mencari
pemecahannya melalui mekanisme sistem kerja interdisipliner keilmuan
masing-masing.
Melalui kegiatan KKN ini diharapkan
juga dapat dijadikan sebagai jembatan bagi mahasiswa untuk menuju di kehidupan
yang sesungguhnya, yaitu setelah mahasiswa tersebut lulus dari perguruan
tinggi. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut
maka kegiatan KKN dianggap penting dan harus diselenggarakan.
B.
TUJUAN
Tujuan dari pelaksanaan KKN adalah
disamping sebagai kewajiban mahasiswa dalam mengikuti mata kuliah intrakurikuler
juga melibatkan mahasiswa, staf pengajar serta pembangunan daerah untuk menuju
tercapainya manusia yang maju, adil dan sejahtera berdasarkan Pancasila. Sedangkan tujuan diadakannya
KKN adalah sebagai berikut :
1.
Tujuan Akademik
a.
Mendewasakan alam pikiran mahasiswa serta memantapkan wawasan
keilmuan dan kemasyarakatan sekaligus memperdalam pengetahuan mahasiswa tentang
manfaat pendidikan, meningkatkan tanggung jawab mahasiswa terhadap kemajuan dan
kesejahteraan masyarakat.
b.
Memperoleh gambaran yang jelas tentang tata kehidupan masyarakat secara riil,
menggali potensi-potensi yang ada dalam masyarakat, meletakkan dasar-dasar
pengembangan sumber daya manusia, sehingga proses transformasi keilmuan dari
kampus dapat diterapkan didalam masyarakat.
2. Tujuan non Akademik
a.
Mengkoordinasikan
dan meletakkan dasar-dasar tumbuhnya sumber daya manusia (SDM) masyarakat desa,
sehingga pada saatnya nanti bersamaan dengan berkembangnya sektor-sektor
pembangunan masyarakat, mahasiswa mempunyai persiapan yang memadai dalam
meningkatkan ketrampilan hidupnya.
b.
Memantapkan
kerangka landasan bagi upaya terwujudnya kesejahteraan hidup lahir batin,
mendorong dan memotifasi potensi SDM yang ada di masyarakat ke arah kehidupan
yang dinamis, memiliki wawasan keagamaan yang cukup, etos kerja yang tinggi dan
demokratis.
C.
MANFAAT
3. Mahasiswa
a.
Memperluas
wawasan dan mendewasakan cara berfikir terhadap fenomene-fenomena yang terjadi
di masyarakat dengan memakai paradigma keilmuan yang dipelajari dari kampus.
b.
Memberikan
keterampilan praktis tentang metode-metode ilmiah dan dalam aplikasinya
terhadap pengembangan diri dan persiapan terjun di masyarakat dalam bentuk TTG.
c.
Menanamkan sense of research dan sense of critique (budaya penelitian dan
budaya kritis) atas fenomena yang terjadi di masyarakat guna memperoleh
gambaran yang jelas tentang apa yang harus dikembangkan di masyarakat.
4. Masyarakat
a.
Memperoleh alternatif pemikiran
dan pengetahuan yang baru dan dibutuhkan dalam pengembangan masyarakat, baik
skala desa, kecamatan atau kabupaten.
b.
Memperoleh bantuna pemikiran
dan ilmu pengetahuan sekaligus mengetahui data-data tentang potensi fisik dan
non fisik, sehingga dapat dioptimalisasikan melalui pembangunan yang nyata.
5. Universitas
a.
Memperoleh
feed back (umpan balik) dari hasil
integrasi mahasiswa dengan dinamikan masyarakat yang plural, sehingga segala
kebijakan perguruan tinggi yang menyangkut pendidikan (kurikulum) dapat
disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di masyarakat.
b.
Memperoleh
fenomena riil dan kasus nyata yang bisa dipakai sebagai salah satu rujukan
materi dalam kegiatan akademik, terutama penemuan masalah untuk pengembangan
penelitian ilmiah.
BAB II
KONDISI OBJEKTIF DESA
A. Keadaan
Geografis
Desa Pule terletak di sebelah timur kecamatan Modo, kabupaten Lamongan, Provinsi
Jawa Timur. Dengan luas wilayahnya 570 Ha. Sebagian besar wilayah kebanyakan
desa Pule lahannya ini dijadikan sebagai tempat lahan pertanian karena potensi
alamnya dan kondisi tanahnya sangat subur.
Jarak Desa Pule ke pusat kota kecamatan,
kabupaten dan provinsi adalah sebagai berikut :
1.
Dari pusat kota
kabupaten sekitar 45 km dengan waktu tempuh 65 Menit
Sedangkan batas
wilayah desa Pule
dibatasi oleh :
1.
Sebelah Utara : Desa
Sidodowo kecamatan
Modo
2.
Sebelah Selatan :
Desa Selahar Wotan Kec. Ngimbang
3.
Sebelah Timur : Desa Yungyang kecamatan Modo
4.
Sebelah Barat : Desa
Mojorejo kecamatan Modo
B.
Kependudukan
Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin
No
|
Nama Desa
|
Laki-laki (Jiwa)
|
Perempuan (Jiwa)
|
Jumlah (Jiwa)
|
Jumlah KK
|
1
|
Pule
|
1980
|
1864
|
3844
|
1296
|
Jumlah
|
1980
|
1864
|
3844
|
1296
|
|
Persentase (%)
|
51%
|
49%
|
100%
|
35%
|
|
C.
Potensi Desa
Luas Wilayah Desa Pule
No
|
Kegunaan
|
Luas
|
|
(Ha)
|
(%)
|
||
1
|
Perumahan
|
189
|
33 %
|
2
|
Sawah
|
179
|
32 %
|
3
|
Tegal
|
177
|
31 %
|
4
|
Irigasi Setengah Teknis
|
25
|
4 %
|
Jumlah
|
570
|
100%
|
|
Potensi Desa Pule adalah dalam bidang pertanian. Luasnya daerah yang
merupakan lahan pertanian menjadi salah satu alasannya. Yang dijadikan sebagai bahan pertanian adalah padi,jagung, dan daun
tembakau. Namun kebanyakan adalah pembibitan jagung karena
proses penanaman jagung lebih mudah dibandingkan padi dan tembakau. Di
balik keunggulan penanaman jagung ada
juga kelemahannya yakni sering terjadi hama tikus yang setiap Malam bisa
dikatagorikan menghabiskan bebebrapa tanaman jagung.
D.
Keadaan Sosial dan Keagamaan
Keadaan Sosial
Budaya
Masyarakat Desa Pule sudah memiliki tempat tinggal sendiri-sendiri dan kondisi masyarakatnya sangat harmonis, sifat sosialnya
sangat tinggi. Ramah tamah dan saling bekerja sama. Sebagian keluarga memiliki kandang ternak yang
berada di belakang rumah. Walaupun begitu, kebersihan desa sudah masih terjaga
dengan baik. Karena tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan.
Perumahan masyarakat juga sudah tertata dengan rapi dan teratur. Sehingga
memudahkan dalam pendataan dan pengawasan serta pemerataan pembangunan.
Keadaan
Keagamaan
Agama yang dianut oleh masyarakat Desa Pule adalah agama Islam. Banyak
sekali kegiatan keagamaan yang ada di desa Pule mulai dari tahlilan, yasinan,
dziba’, ratibul hadad dan lain
sebagainya. Tempat ibadah atau masjid berjumlah 24 bangunan.
E. Perekonomian
Mata pencaharian
No
|
Mata pencaharian
|
Jumlah jiwa
|
Persentase (%)
|
1
|
Pemerintahan
|
42
|
1 %
|
2
|
Jasa kemasyarakatan
|
32
|
0.8%
|
3
|
Swasta
|
67
|
1.7%
|
4
|
Pertanian / perternakan
|
1464
|
38%
|
5.
|
Tidak bekerja
|
34
|
0.9%
|
6
|
home industry
|
3
|
0.08%
|
7
|
Wiraswasta
|
1533
|
40%
|
8
|
Pelajar / mahasiswa
|
669
|
17%
|
Jumlah
|
3844
|
100 %
|
Sektor pertanian:
1.
Pemilik
sawah : 487 KK Luas : 150 Ha
2.
Penyewa/penggarap : 203
KK Luas : 90 Ha
Sektor peternakan :
1.
Pemilik sapi :
456 orang : 546 ekor
2.
Pemilik kambing : 232 orang : 258
ekor
Peternakan yang dikelola oleh warga Desa
Pule sudah cukup maju. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya
masyarakat yang memiliki hewan ternak. Serta
keberhasilan pemerintahan desa dalam menjalankan tugas, memberikan pengarahan
dan bimbingan, sehingga para peternak tetap bisa menjaga kebersihan dan
kesehatan warga masyarakat.
Salah satu kekurangan yang ada adalah kurangnya kesadaran
warga masyarakat untuk memanfaatkan kotoran dari ternak tersebut. Sebagian
besar warga membuang/membiarkan begitu saja kotoran ternak yang ada. Padahal,
kotoran-kotoran tersebut dapat dimanfaatkan untuk pupuk organik, bio gas, dan
lain sebagainya.
Sektor usaha perdagangan dan
jasa :
1.
Pemilik
toko : 549 KK
2.
Home
industri : 3 KK
Mata pencaharian sebagian besar penduduk petani, membuat
masyarakat menjadi pengangguran jika musim tanam dan panen belum tiba. Untuk mengisi kekosongan waktu tersebut.
F.
Pendidikan
Tingkat Pendidikan Masyarakat Desa Pule
No
|
Tingkat pendidikan
|
Jumlah (jiwa)
|
Persentase (%)
|
1.
|
Belum sekolah
|
119
|
13.5%
|
2.
|
SD sederajat
|
223
|
25.2%
|
3.
|
SMP sederajat
|
211
|
23.9%
|
4.
|
SMA sederajat
|
188
|
21.3%
|
5.
|
Perguruan
Tinggi
|
47
|
5.3%
|
6.
|
Srata – 1
|
97
|
11%
|
Jumlah
|
885
|
100 %
|
|
Data tentang lembaga pendidikan
formal di Desa Pule adalah sebagai berikut:
1.
TK : 3 Lembaga
2.
SD : 2 Lembaga
3.
SMP : 1 Lembaga
4.
SMK : 1 Lembaga
Pembangunan pendidikan diarahkan
untuk meningkatkan harkat dan martabat serta kualitas
sumber daya manusia. Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan, penyediaan
sarana dan prasarana yang memadai serta pendidikan yang berlangsung seumur
hidup yang dilaksanakan sedini mungkin merupakan tanggung jawab keluarga,
masyarakat, dan pemerintah. Oleh karena itu peran aktif semua pihak dalam semua
jalur, jenis, dan jenjang pendidikan perlu didorong dan ditingkatkan dengan
berbagai upaya yang makin terpadu, terutama dalam hal pembinaan untuk
menanamkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pendidikan budi
pekerti, peningkatan disiplin, peningkatan minat baca dan semangat untuk
belajar.
G.
Kesehatan
Pembangunan
kesehatan di desa Pule Kecamatan Modo Kabupaten
Lamongan diarahkan pada peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat secara lebih
merata sehingga dapat menurunkan angka kematian bayi dan balita, meningkatkan
kesehatan Ibu dan anak, meningkatkan keadaan gizi masyarakat, dan memperpanjang
usia harapan hidup rata-rata penduduk. Namun, peningkatan mutu, pemerataan
pelayanan masih memerlukan perhatian lebih besar lagi, sehingga pembangunan
kesehatan masyarakat di desa Pule Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan bisa lebih meningkat.
Fasilitas
pelayanan kesehatan yang terdapat di Desa Pule Kecamatan Modo. Fasilitas pelayanan Ds. Pule antara lain:
a)
Puskesdes : 1
b)
Posyandu : 1
c)
Praktik
bidan/mantri : 1
H.
Kelembagaan
Lembaga-lembaga yang ada di des Pule sudah sangat baik dan organisasi berjalan dengan baik sesuai dengan
peranannya masing-masing sehingga terjadi adanya kekompakan antara lembaga satu
dengan lembaga yang lain. Semua kegiatan
yang berkaitan dengan pemerintahan diadakan di balai desa dan atas pengetahuan
kepala desa dan didampingi oleh kepala dusun.
A. Analisis Kondisi
Desa
No
|
Bidang / Subbidang
|
Kondisi saat ini
|
Kondisi yang diharapkan
|
Keterangan
|
1.
|
Kependudukan
|
|||
Keikutsertaan seluruh warga dalam pendataan KK
|
Saat ini masyarakat banyak yang belum memperbarui
KK
|
Semua warga mempunyai kesadaran dalam memperbarui
administrasi KK
|
Perlu dilakukan pendataan identitas seluruh warga untuk pembuatan KK baru.
|
|
2.
|
Potensi desa
|
|||
Sawah
|
Saat ini masih musim kemarau, sehingga tanaman yang ada kurang baik.
|
Dapat bercocok tanam setiap musim tanpa
memperhatikan musim kemarau dan penghujan
|
Perlu irigasi yang baik
|
|
3.
|
Keadaan Sosial dan
Keagamaan
|
|||
Sosial
|
Kehidupan masyarakat sudah sangat maju
|
Berupaya lebih maju lagi
|
Sebagian besar bekerja sebagai buruh.
|
|
Keagamaan
|
Seluruhnya beragama islam
|
Menjalin solidaritas antar sesama
|
Aman sentosa
|
|
4.
|
Perekonomian
|
|||
Perdagangan dan jasa
|
Masyarakat sebagian kecil berjualan (toko,
warung)
|
Bisa mengembangkan perekonomian dusun.
|
Mayoritas penduduknya sebagai tani
adapun sebagian menjadi kuli bangunan keluar.
|
|
5.
|
Pendidikan
|
Kurangnya minat melanjutkan ke perguruan tinggi
|
Mempunyai kesadaran akan pentingnya pendidikan
sampai ke perguruan tinggi
|
Mayoritas lebih cenderung mencari materi
|
6.
|
Kesehatan
|
Kesadaran masyarakat belum sepenuhnya baik
|
Kesadaran masyarakat akan jauh lebih baik lagi
dari sekarang
|
Lingkungan desa
sudah bersih
|
7.
|
Kelembagaan
|
Lembaga – lembaga desa sangat baik
|
Terus dijaga kekompakannya
|
Semua kegiatan telah terorganisasi dengan baik
|
BAB III
PROGRAM KERJA KKN
PROGRAM KERJA KKN DAN INDIKATOR
KEBERHASILAN
BIDANG HUKUM
A.
Indikator Keberhasilan Program Bidang Hukum
No
|
Bidang
|
Program
|
Indikator
|
1.
|
Hukum
|
1.
Memfasilitasi
pembuatan Kartu Keluarga (KK)
|
1.
Survey data
Kependudukan
2.
Mengisi data Administrasi
di instansi Pemerintahan
|
BAB IV
PELAKSANAAN PROGRAM KERJA KKN
A. Pelaksanaan
Program Kerja KKN
No
|
Bidang / program kerja
|
Langkah-langkah kegiatan
|
Keterlibatan masyarakat
|
Sumber dana
|
Hasil yang dicapai
|
Bidang Hukum
|
|||||
1.
|
Memfasilitasi pembuatan Kartu Keluarga (KK)
|
Door to door
|
Masyarakat
|
-
|
Meningkatnya kesadaran pentingnya kelengkapan administrasi
|
B.
Hambatan,
Alternatif penyelesaian dan Dampak
No
|
Bidang / program kerja
|
Hambatan
|
Alternatif penyelesaian
|
Dampak
|
Bidang Hukum
|
||||
1.
|
Memfasilitasi pembuatan Kartu
Keluarga (KK)
|
1. Kurangnya kesadaran masyarakatakan pentingnya
pembuatan KK
2. Kurangnya biaya
3. Rumitnya prosedur pembuatan KK di Instansi
|
Memberikan pemahaman kepada setiap warga akan
pentingnya pembuatan KK
|
Masyarakat mengetahui manfaat pentingnya memiliki KK
|
C.
Tanggapan Masyarakat
Keberadaan
KKN UNISDA Lamongan tahun 2018 di desa Pule, sejak awal mendapatkan respon
positif dari masyarakat, tokoh
masyarakat, dan perangkat dusun serta desa setempat, mereka menyambut
dan menerima kehadiran mahasiswa KKN UNISDA Lamongan tahun 2018 dengan
penuh keramah tamahan, bersahabat, antusias dan merespon setiap kegiatan yang
dikoordinasikan oleh mahasiswa KKN.
BAB V
PENUTUP
A.
Simpulan
Setelah melaksanakan kegiatan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa Pule yang dilakukan melalui observasi pada
akhirnya dapat di tarik simpulan yang dapat dijadikan sebagai media
pembelajaran bagi pembaca pada umumnya dan bagi para peserta Kuliah Kerja Nyata
(KKN) pada khususnya, adapun simpulan yang kami dapatkan antara lain:
1.
Desa pule merupakan daerah yang sedang berkembang yang sebagian
besar penduduknya masih kuat dalam kebudayaannya.
2.
Respon masyarakat
terhadap peserta KKN sangat baik dan mendukung dalam setiap kegiatan.
3.
Sebagian besar
kehidupan masyarakat cukup baik, adanya gotong-royong dalam menyelesaikan
kegiatan yang bersifat umum dan keagamaan.
B.
Saran
Saran kami sebagai peserta KKN yang
masih kurang pengalaman dalam bidang hukum semoga dapat dijadikan pengalaman. Dengan segala
hormat dan kerendahan hati berikut ini kami mengemukakan beberapa saran yang
mudah-mudahan dapat menjadi bahan pertimbangan dan perhatian bagi kesejahteraan
masyarakat itu sendiri, adapun saran-saran kami selaku peserta KKN adalah
sebagai berikut:
1.
Apabila kita dalam
sebuah organisasi atau dalam sebuah perkumpulan alangkah baiknya apabila kita
benar-benar mengetahui serta memahami job discription yang telah
diamanatkan kepada kita.
2.
Kami mengharapkan
agar segala masalah yang kami temukan dimasyarakat agar menjadi bahan
perbandingan untuk dijadikan rekomendasi kepada instansi yang terkait sehingga
pelaksanaan pembangunan khususnya di dusun Gebang desa Pule dapat berjalan
lebih baik dari sebelumnya dan sebagaimana mestinya.
3.
Hendaknya hubungan
antara pemerintah dan masyarakat terjalin akrab, sehingga masarakat mengetahui
semua keputusan dan kebijakan yang diambil pemerintah.
Nah itulah contoh dari laporan KKN Bidang Hukum guys, semoga kalian sangat terbantu dengan contoh tersebut ya guys. Jangan lupa terus kunjungi Pengen Jadi Sarjana ya guys untuk terus menambah wawasan kita bersama.

No comments:
Post a Comment