Contoh Laporan KKN Bidang Pendidikan dan Kelembagaan

Hai guys, masih seputar KKN nih guys, jika kalian selesai melaksanakan KKN pasti kali ini kalian sedang bingung menyusun laporannya. Jangan bingung, kali ini admin Pengen Jadi Sarjana akan memberikan kepada kalian Contoh Laporan KKN Bidang Pendidikan dan Kelembagaan guys.



Oleh:
         
Nama
(NIM)
(Jurusan)


Telah disahkan pada tanggal : 02 September 2018

Kepala Desa Pule
Kec.Modo




Nama Kepala Desa Lokasi KKN
Dosen
Pembimbing Lapangan




Nama Dosen Pembimbing

DAFTAR ISI
Halaman Judul............................................................................................... i
Halaman Pengesahan.................................................................................... ii
Daftar isi........................................................................................................ iii
BAB I       PENDAHULUAN....................................................................... 1
A.      Latar Belakang Masalah........................................................ 1
B.       Tujuan KKN.......................................................................... 2
C.       Manfaat................................................................................. 3
BAB II      KONDISI OBJEKTIF DESA................................................... 5
A.      Keadaan Geografis................................................................ 5
B.       Kependudukan...................................................................... 5
C.       Potensi Desa.......................................................................... 6
D.      Keadaan Sosial dan Keagamaan........................................... 7
E.       Perekonomiaan...................................................................... 7
F.        Pendidikan............................................................................. 9
G.      Kesehatan............................................................................. 10
H.      Kelembagaan........................................................................ 10
I.         Analisis Kondisi desa........................................................... 12
BAB III     PROGRAM KERJA KKN...................................................... 13
A.      Indikator Keberhasilan Program Bidang Pendidikan
Dan keagamaan.................................................................... 13
BAB IV     PELAKSANAAN PROGRAM KERJA KKN..................... 14
A.  Pelaksanaan Program Kerja KKN.......................................... 14
B.  Hambatan, Alternatif penyelesaian dan Dampak................... 15
C.  Tanggapan Masyarakat........................................................... 15
BAB V      PENUTUP.................................................................................. 16
A.      Simpulan............................................................................... 16
B.       Saran..................................................................................... 16
Lampiran-Lampiran
Matrik Program Kegiatan Harian
Dokumentasi

BAB I
PENDAHULUAN

A.      LATAR BELAKANG
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk suatu pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat dan merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan diadakannya KKN diharapkan seorang mahasiswa semakin matang dengan disiplin keilmuannya. KKN juga berupaya mewujudkan pendidikan yang lebih efektif yaitu pendidikan yang langsung dialami oleh mahasiswa, jadi tidak hanya sekadar materi, tetapi yang lebih penting adalah aplikasi dari teori-teori yang telah diperoleh dibangku kuliah yang harus diterapkan didalam lingkungan masyarakat. Selain itu terkadang teori-teori yang telah kita dapat dibangku kuliah ternyata tidak sama dengan kenyataan yang ada didalam lingkungan masyarakat. Sebagai peserta KKN kita harus bisa menyesuaikan dengan kenyataan yang ada. Kita tidak hanya paham tentang teori saja, melainkan kita harus bisa menerapkan dan belajar dari pengalaman-pengalaman yang telah kita dapat didalam lingkungan masyarakat. Dari pengalaman tersebut kita dapat menjadikan pemikiran kita menjadi lebih dewasa.
Melalui program KKN ini diharapkan mahasiswa diperkenalkan secara langsung dengan kehidupan bermasyarakat secara langsung dengan segenap permasalahannya. Dengan ditemukannya masalah di dalam masyarakat, mahasiswa dituntut untuk mencari pemecahannya melalui mekanisme sistem kerja interdisipliner keilmuan masing-masing.
Melalui kegiatan KKN ini diharapkan juga dapat dijadikan sebagai jembatan bagi mahasiswa untuk menuju di kehidupan yang sesungguhnya, yaitu setelah mahasiswa tersebut lulus dari perguruan tinggi. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut maka kegiatan KKN dianggap penting dan harus diselenggarakan.

B.       TUJUAN
Tujuan dari pelaksanaan KKN adalah disamping sebagai kewajiban mahasiswa dalam mengikuti mata kuliah intrakurikuler juga melibatkan mahasiswa, staf pengajar serta pembangunan daerah untuk menuju tercapainya manusia yang maju, adil dan sejahtera berdasarkan Pancasila. Sedangkan tujuan  diadakannya KKN adalah sebagai berikut :
1.       Tujuan Akademik
a.       Mendewasakan alam  pikiran mahasiswa serta memantapkan wawasan keilmuan dan kemasyarakatan sekaligus memperdalam pengetahuan mahasiswa tentang manfaat pendidikan, meningkatkan tanggung jawab mahasiswa terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
b.      Memperoleh gambaran yang jelas tentang tata kehidupan masyarakat secara riil, menggali potensi-potensi yang ada dalam masyarakat, meletakkan dasar-dasar pengembangan sumber daya manusia, sehingga proses transformasi keilmuan dari kampus dapat diterapkan didalam masyarakat.
2.       Tujuan non Akademik
a.       Mengkoordinasikan dan meletakkan dasar-dasar tumbuhnya sumber daya manusia (SDM) masyarakat desa, sehingga pada saatnya nanti bersamaan dengan berkembangnya sektor-sektor pembangunan masyarakat, mahasiswa mempunyai persiapan yang memadai dalam meningkatkan ketrampilan hidupnya.
b.      Memantapkan kerangka landasan bagi upaya terwujudnya kesejahteraan hidup lahir batin, mendorong dan memotifasi potensi SDM yang ada di masyarakat ke arah kehidupan yang dinamis, memiliki wawasan keagamaan yang cukup, etos kerja yang tinggi dan demokratis.

C.      MANFAAT
1.      Mahasiswa
a.       Memperluas wawasan dan mendewasakan cara berfikir terhadap fenomene-fenomena yang terjadi di masyarakat dengan memakai paradigma keilmuan yang dipelajari dari kampus.
b.      Memberikan keterampilan praktis tentang metode-metode ilmiah dan dalam aplikasinya terhadap pengembangan diri dan persiapan terjun di masyarakat dalam bentuk TTG.
c.       Menanamkan sense of research dan sense of critique (budaya penelitian dan budaya kritis) atas fenomena yang terjadi di masyarakat guna memperoleh gambaran yang jelas tentang apa yang harus dikembangkan di masyarakat.
2.      Masyarakat
a.       Memperoleh alternatif pemikiran dan pengetahuan yang baru dan dibutuhkan dalam pengembangan masyarakat, baik skala desa, kecamatan atau kabupaten.
b.      Memperoleh bantuna pemikiran dan ilmu pengetahuan sekaligus mengetahui data-data tentang potensi fisik dan non fisik, sehingga dapat dioptimalisasikan melalui pembangunan yang nyata.
3.      Universitas
a.       Memperoleh feed back (umpan balik) dari hasil integrasi mahasiswa dengan dinamikan masyarakat yang plural, sehingga segala kebijakan perguruan tinggi yang menyangkut pendidikan (kurikulum) dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di masyarakat.
b.      Memperoleh fenomena riil dan kasus nyata yang bisa dipakai sebagai salah satu rujukan materi dalam kegiatan akademik, terutama penemuan masalah untuk pengembangan penelitian ilmiah.


BAB II
KONDISI OBJEKTIF DESA

A.    Keadaan Geografis
Desa Pule terletak di sebelah timur kecamatan Modo, kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur. Dengan luas wilayahnya 570 Ha. Sebagian besar wilayah kebanyakan desa Pule lahannya  ini dijadikan  sebagai tempat lahan pertanian karena potensi alamnya dan kondisi tanahnya sangat subur.
Jarak Desa Pule ke pusat kota kecamatan, kabupaten dan provinsi adalah sebagai berikut :
1.         Dari pusat kota kabupaten sekitar 45 km dengan waktu tempuh 65 Menit
Sedangkan batas wilayah desa Pule dibatasi oleh :
1.         Sebelah Utara                       :  Desa Sidodowo  kecamatan Modo
2.         Sebelah Selatan         :  Desa Selahar Wotan Kec. Ngimbang
3.         Sebelah Timur           :  Desa Yungyang  kecamatan Modo
4.         Sebelah Barat                        :  Desa Mojorejo kecamatan Modo
B.       Kependudukan
Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin
No
Nama Desa
Laki-laki (Jiwa)
Perempuan (Jiwa)
Jumlah (Jiwa)
Jumlah KK
1
Pule
1980
1864
3844
1296
Jumlah
1980
1864
3844
1296
Persentase (%)
51%
49%
100%
35%



C.      Potensi Desa
Luas Wilayah Desa Pule
No
Kegunaan
Luas
(Ha)
(%)
1
Perumahan
189
33 %
2
Sawah
179
32 %
3
Tegal
177
31 %
4
Irigasi Setengah Teknis
25
4 %
Jumlah
570
100%

Potensi Desa Pule adalah dalam bidang pertanian. Luasnya daerah yang merupakan lahan pertanian menjadi salah satu alasannya. Yang dijadikan sebagai bahan pertanian adalah padi,jagung, dan daun tembakau. Namun kebanyakan adalah pembibitan jagung karena proses penanaman jagung lebih mudah dibandingkan padi dan tembakau. Di balik  keunggulan penanaman jagung ada juga kelemahannya yakni sering terjadi hama tikus yang setiap Malam bisa dikatagorikan menghabiskan bebebrapa tanaman jagung.

D.      Keadaan Sosial dan Keagamaan
Keadaan Sosial Budaya
Masyarakat Desa Pule sudah memiliki tempat tinggal sendiri-sendiri dan kondisi masyarakatnya sangat harmonis, sifat sosialnya sangat tinggi. Ramah tamah dan saling bekerja sama. Sebagian keluarga memiliki kandang ternak yang berada di belakang rumah. Walaupun begitu, kebersihan desa sudah masih terjaga dengan baik. Karena tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan. Perumahan masyarakat juga sudah tertata dengan rapi dan teratur. Sehingga memudahkan dalam pendataan dan pengawasan serta pemerataan pembangunan.
Keadaan Keagamaan
            Agama yang dianut oleh masyarakat Desa Pule adalah agama Islam. Banyak sekali kegiatan keagamaan yang ada di desa Pule mulai dari tahlilan, yasinan, dziba’, ratibul hadad  dan lain sebagainya. Tempat ibadah atau masjid berjumlah 24 bangunan.
E.     Perekonomian
Mata pencaharian
No
Mata pencaharian
Jumlah jiwa
Persentase (%)
1
Pemerintahan
42
1 %
2
Jasa kemasyarakatan
32
0.8%
3
Swasta
67
1.7%
4
Pertanian / perternakan
1464
38%
5.
Tidak bekerja
34
0.9%
6
home industry
3
0.08%
7
Wiraswasta
1533
40%
8
Pelajar / mahasiswa
669
17%

Jumlah
3844
100 %

Sektor pertanian:
1.         Pemilik sawah      : 487 KK             Luas : 150  Ha
2.         Penyewa/penggarap         : 203  KK            Luas :  90 Ha
Sektor peternakan :
1.         Pemilik sapi          :  456 orang    :  546 ekor
2.         Pemilik kambing :  232 orang    :  258  ekor

Peternakan yang dikelola oleh warga Desa Pule sudah cukup maju. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya masyarakat yang memiliki hewan ternak. Serta keberhasilan pemerintahan desa dalam menjalankan tugas, memberikan pengarahan dan bimbingan, sehingga para peternak tetap bisa menjaga kebersihan dan kesehatan warga masyarakat.
Salah satu kekurangan yang ada adalah kurangnya kesadaran warga masyarakat untuk memanfaatkan kotoran dari ternak tersebut. Sebagian besar warga membuang/membiarkan begitu saja kotoran ternak yang ada. Padahal, kotoran-kotoran tersebut dapat dimanfaatkan untuk pupuk organik, bio gas, dan lain sebagainya.
Sektor usaha perdagangan dan jasa :
1.         Pemilik toko         :  549 KK
2.         Home industri      :  3 KK
            Mata pencaharian sebagian besar penduduk petani, membuat masyarakat menjadi pengangguran jika musim tanam dan panen belum tiba. Untuk mengisi kekosongan waktu tersebut.
F.     Pendidikan
Tingkat Pendidikan Masyarakat Desa Pule
No
Tingkat pendidikan
Jumlah (jiwa)
Persentase (%)
1.
Belum  sekolah
119
13.5%
2.
SD sederajat
 223
25.2%
3.
SMP sederajat
  211
23.9%
4.
SMA sederajat
188 
                21.3%
5.
Perguruan Tinggi
47
5.3%
6.
Srata – 1
97
11%
Jumlah
885
100 %

            Data tentang lembaga pendidikan formal di Desa Pule adalah sebagai berikut:
1.         TK            : 3 Lembaga
2.         SD            : 2 Lembaga
3.         SMP      : 1 Lembaga
4.         SMK     : 1 Lembaga
Pembangunan pendidikan diarahkan untuk meningkatkan harkat dan martabat serta kualitas sumber daya manusia. Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai serta pendidikan yang berlangsung seumur hidup yang dilaksanakan sedini mungkin merupakan tanggung jawab keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Oleh karena itu peran aktif semua pihak dalam semua jalur, jenis, dan jenjang pendidikan perlu didorong dan ditingkatkan dengan berbagai upaya yang makin terpadu, terutama dalam hal pembinaan untuk menanamkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pendidikan budi pekerti, peningkatan disiplin, peningkatan minat baca dan semangat untuk belajar.
G.      Kesehatan
            Pembangunan kesehatan di desa Pule Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan diarahkan pada peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat secara lebih merata sehingga dapat menurunkan angka kematian bayi dan balita, meningkatkan kesehatan Ibu dan anak, meningkatkan keadaan gizi masyarakat, dan memperpanjang usia harapan hidup rata-rata penduduk. Namun, peningkatan mutu, pemerataan pelayanan masih memerlukan perhatian lebih besar lagi, sehingga pembangunan kesehatan masyarakat di desa Pule Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan bisa lebih meningkat.
            Fasilitas pelayanan kesehatan yang terdapat di Desa Pule Kecamatan Modo. Fasilitas pelayanan Ds. Pule antara lain:
a)    Puskesdes                                :   1
b)   Posyandu                                 :   1
c)    Praktik bidan/mantri                :   1
H.      Kelembagaan
Lembaga-lembaga yang ada di des Pule sudah sangat baik dan organisasi berjalan dengan baik sesuai dengan peranannya masing-masing sehingga terjadi adanya kekompakan antara lembaga satu dengan lembaga yang lain. Semua kegiatan yang berkaitan dengan pemerintahan diadakan di balai desa dan atas pengetahuan kepala desa dan didampingi oleh kepala dusun.

A.      Analisis Kondisi Desa
No
Bidang / Subbidang
Kondisi saat ini
Kondisi yang diharapkan
Keterangan
1.
Kependudukan




Keikutsertaan seluruh warga dalam pendataan KK
Saat ini masyarakat banyak yang belum memperbarui KK
Semua warga mempunyai kesadaran dalam memperbarui administrasi KK
Perlu dilakukan pendataan identitas seluruh warga untuk pembuatan KK baru.
2.
Potensi desa




Sawah
Saat ini masih musim kemarau, sehingga tanaman yang ada kurang baik.

Dapat bercocok tanam setiap musim tanpa memperhatikan musim kemarau dan penghujan
Perlu irigasi yang baik


3.
Keadaan Sosial dan Keagamaan




Sosial
Kehidupan masyarakat sudah sangat maju
Berupaya lebih maju lagi
Sebagian besar bekerja sebagai buruh.

Keagamaan
Seluruhnya beragama islam
Menjalin solidaritas antar sesama
Aman sentosa
4.
Perekonomian




Perdagangan dan jasa

Masyarakat sebagian kecil berjualan (toko, warung)
Bisa mengembangkan perekonomian dusun.
Mayoritas penduduknya sebagai tani
adapun sebagian menjadi kuli bangunan keluar.
5.

Pendidikan
Kurangnya minat melanjutkan ke perguruan tinggi
Mempunyai kesadaran akan pentingnya pendidikan sampai ke perguruan tinggi
Mayoritas lebih cenderung mencari materi
6.
Kesehatan
Kesadaran masyarakat belum sepenuhnya baik
Kesadaran masyarakat akan jauh lebih baik lagi dari sekarang
Lingkungan desa  sudah bersih
7.

Kelembagaan

Lembaga – lembaga desa sangat baik

Terus dijaga kekompakannya

Semua kegiatan telah terorganisasi dengan baik

BAB III
PROGRAM KERJA KKN
PROGRAM KERJA KKN DAN INDIKATOR KEBERHASILAN
BIDANG PENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN

A.      Indikator Keberhasilan Program Bidang Pendidikan dan Keagamaan
No
Bidang
Program
Indikator
1.
Pendidikan dan Keagamaan
1.     Peningkatan dan Penyelenggaraan Pengelolaan Pendidikan
a.    Membantu KBM di sekolah
b.   Mengikuti upacara 17 Agustus
c.    Mengadakan BIMBEL
d.   Membantu pelatihan gerak jalan
e.    Mendampingi kemah bakti


2.     Peningkatan pengamalan ajaran agama di masyarakat
f.    Membantu KBM di TPQ
g.    Ikut serta dalam kegiatan Diba’an
h.   Ikut serta dalam kegiatan Tahlilan
i.     Ikut serta dalam kegiatan Ratibbul Hadad


3.     Pembinaan dan fasilitas sarana belajar agama
j.     Membersihkan tempat  KBM di TPQ


4.     Peningkatan kreatifitas

k.   Mengadakan Pelatihan seni
l.     Mendampingi gerak jalan dan karnaval tingkat TK, SD,SMP,SMA, dan umum.


BAB IV
PELAKSANAAN PROGRAM KERJA KKN

A.      Pelaksanaan Program Kerja KKN
No
Bidang / program kerja
Langkah-langkah kegiatan
Keterlibatan masyarakat
Sumber dana
Hasil yang dicapai
Bidang Pendidikan dan Keagamaan
1.
Membantu KBM di sekolah
dan mengikuti upacara 17 Agustus
Datang ke sekolah
Siswa sekolah
-
Meningkatnya pengetahuan siswa
Meningkatkan kedisiplinan siswa
2
Mengadakan BIMBEL
Menyiapkan tempat dan alat bimbel
Orang tua siswa dan siswa
Kas KKN 2018
Meningkatnya semangat belajar siswa
3
Membantu KBM di TPQ
Datang ke TPQ/TPA desa Pule
Santri TPQ/TPA
-
Meningkatkannya ilmu santri dalam membaca alquran
4
Mengadakan kegiatan Diba’an
Mengikuti Kegiatan Tahlilan
Datang ke rumah warga
Jamaah tahlil dan diba’
Kas Tahlil
Meningkatkannya spiritual
5.

Membersihkan tempat KBM di TPQ
Datang ke TPQ

Masyarakat

-
Meningkatkannya ketaatan beribadah
6.

Mengadakan Pelatihan seni dan mendampingi gerak jalan dan karnaval tingkat TK,SD, dan Umum
Memberikan bimbingan di posko
Datang ke sekolah
Siswa – siswi TK/SD/MI/SMP/SMA dan masyarakat umum
-
Bakat siswa dan Masyarakat  semakin berkembang
 
B.       Hambatan, Alternatif penyelesaian dan Dampak
No
Bidang / program kerja
Hambatan
Alternatif penyelesaian
Dampak
Bidang Pendidikan dan Keagamaan
1.
Membantu KBM di sekolah
Mengikuti upacara 17 Agustus
Banyak siswa yang sulit di kendalikan
Banyak siswa yang kurang disiplin
Dengan pendekatan personal
Guru sekolah merasa terbantu
2
Mengadakan BIMBEL
Kurangnya buku pegangan untuk mengajar
Siswa membawa sendiri buku paket
Anak-anak lebih semangat belajar
3
Membantu KBM di TPQ
Kurangnya guru di TPQ/TPA
Membantu mengajar
Guru TPQ merasa terbantu
4
Mengadakan kegiatan Diba’an
Mengikuti Kegiatan Tahlilan
Minimya rasa percaya diri dalam memimpin tahlil maupun dzibaan
Ikut aktif dalam kegiatan dziba’ dan tahlil
Masyarakat  lebih semangat mengikuti kegiatan dziba’ dan tahlil
5.
Membersihkan tempat KBM di TPQ
Kurang kesadaran santri dalam membersihkan tempat KBM
Pendekatan personal
Tempat TPQ semakin besih
6.

Mengadakan Pelatihan seni
Mendampingi gerak jalan dan karnaval di tingkat TK,SD,SMP,SMA, dan Umum
Kurangnya minat dari anak-anak
Banyak siswa yang masih tidak percaya diri
Acara kurang terkondisikan
Memberikan pelatihan yang lebih menarik
Memberikan bimbingan secara personal
Mengkondisikan jalannya suatu acara
Siswa siswi desa Pule jadi lebih pro aktif
Acara terkondisi dengan baik
Panitia Jalan sehat tingkat TK, SD, SMP, SMA, dan Umum jadi Terbantu
C.    Tanggapan Masyarakat
Keberadaan KKN UNISDA Lamongan tahun 2018 desa Pule, sejak awal mendapatkan  respon  positif dari masyarakat, tokoh  masyarakat, dan perangkat desa setempat, mereka menyambut dan menerima kehadiran mahasiswa KKN UNISDA Lamongan tahun 2018 dengan penuh keramah tamahan, bersahabat, antusias dan merespon setiap kegiatan yang dikoordinasikan oleh mahasiswa KKN.

BAB V
PENUTUP

A.      Simpulan
Setelah melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa Pule yang dilakukan melalui observasi pada akhirnya dapat di tarik simpulan yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi pembaca pada umumnya dan bagi para peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada khususnya, adapun simpulan yang kami dapatkan antara lain:
1.    Desa Pule merupakan daerah yang sedang berkembang yang sebagian besar penduduknya masih kuat dalam kebudayaannya.
2.    Respon masyarakat terhadap peserta KKN sangat baik dan mendukung dalam setiap kegiatan.
3.    Sebagian besar kehidupan masyarakat cukup baik, adanya gotong-royong dalam menyelesaikan kegiatan yang bersifat umum dan keagamaan.

B.       Saran
Saran kami sebagai peserta KKN yang masih kurang pengalaman dalam bidang pendidikan dan keagamaan semoga dapat dijadikan pengalaman. Dengan segala hormat dan kerendahan hati berikut ini kami mengemukakan beberapa saran yang mudah-mudahan dapat menjadi bahan pertimbangan dan perhatian bagi kesejahteraan masyarakat itu sendiri, adapun saran-saran kami selaku peserta KKN adalah sebagai berikut:
1.      Apabila kita dalam sebuah organisasi atau dalam sebuah perkumpulan alangkah baiknya apabila kita benar-benar mengetahui serta memahami job discription yang telah diamanatkan kepada kita.
2.      Kami mengharapkan agar segala masalah yang kami temukan dimasyarakat agar menjadi bahan perbandingan untuk dijadikan rekomendasi kepada instansi yang terkait sehingga pelaksanaan pembangunan khususnya di desa Pule dapat berjalan lebih baik dari sebelumnya dan sebagaimana mestinya.
3.      Hendaknya hubungan antara pemerintah dan masyarakat terjalin akrab, sehingga masarakat mengetahui semua keputusan dan kebijakan yang diambil pemerintah.



Semangat menyusun laporannya ya guys, admin Pengen Jadi Sarjana mendoakan kalian semoga mendapat hasil yang maksimal.

No comments:

Post a Comment

Related Post

Persepsi Konsumen

Hai guys, selamat datang di blog Pengen Jadi Sarjana yang terbaik ini. Kali ini admin mau share artikel tentang Persepsi Konsumen yang past...

Popular Post